Cara Mengatasi Alamat Siswa Tidak Muncul di Erapor

Dipublikasikan Tanggal :

  • Bagikan :

Cara Mengatasi Alamat Siswa Tidak Muncul di Erapor / Mengatasi alamat siswa kosong Pada Saat Tarik Data Dapodik Terbaru – Pada beberapa waktu yang lalu, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah telah merilis aplikasi dapodik terbaru dengan versi 2025 dan 2025a sebagai updater.

Dalam versi ini, aplikasi dapodik mengalami banyak perubahan, sebagaimana dilansir dari halaman resmi kemendikbud, berikut beberapa perubahan pada aplikasi dapodik 2025 dan 2025a :

Berikut ini merupakan daftar perubahan pada Aplikasi Dapodik 2025.a:

  1. [Perbaikan] Satuan pendidikan pelaksana kurikulum merdeka T.A 2023/2024 dalam pengimplementasian kurikulum merdeka secara serentak.
  2. [Perbaikan] Validasi satuan pendidikan pelaksana kurikulum merdeka T.A 2023/2024 di jenjang SMK/PKBM/SKB.
  3. [Perbaikan] Validasi perhitungan usia peserta didik.
  4. [Perbaikan] Pemetaan anggota rombel untuk peserta didik baru di kelompok B jenjang PAUD (TK).
  5. [Perbaikan] Perbaikan bugs pemilihan kurikulum untuk layanan keaksaraan di jenjang kesetaraan.
  6. [Perbaikan] Perbaikan bugs validasi (tidak ada keterangan).
  7. [Perbaikan] Perbaikan bugs validasi perhitungan jumlah anggota rombel yang telah dihapus.
  8. [Perbaikan] Perbaikan bugs sinkronisasi data ijazah peserta didik lulus.

Berikut ini merupakan daftar perubahan pada Aplikasi Dapodik 2025:

  1. [Pembaruan] Penambahan proses bisnis dalam pelaksanaan implementasi kurikulum merdeka (dapat dilakukan secara bertahap atau serentak).
  2. [Pembaruan] Penambahan atribut jabatan GTK di Penugasan GTK.
  3. [Pembaruan] Penambahan fitur penginputan nomor ijazah dan nomor Surat Keterangan Melek Aksara (SUKMA) bagi peserta didik yang telah lulus.
  4. [Pembaruan] Penambahan validasi usia peserta didik di jenjang kesetaraan (PKBM dan SKB).
  5. [Pembaruan] Perubahan instrumen Pendidikan Anti Korupsi (PAK) di menu Beranda.
  6. [Perbaikan] Penonaktifan fitur salin penugasan di menu GTK (dilakukan otomatis oleh sistem).
  7. [Perbaikan] Penonaktifan fitur kenaikan kelas di menu Rombongan Belajar untuk satuan pendidikan pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka Tahun Ajaran 2024/2025.
  8. [Perbaikan] Perbaikan penginputan format NIK pada formulir peserta didik dan GTK.
  9. [Perbaikan] Perbaikan profil guru di menu GTK.
  10. [Perbaikan] Validasi jumlah peserta didik per rombongan belajar (sesuai Permendikbudristek Nomor 47 Tahun 2023).
  11. [Perbaikan] Validasi jumlah rombongan belajar paralel (sesuai Permendikbudristek Nomor 47 Tahun 2023).
  12. [Perbaikan] Validasi jumlah jam maksimal Praktik Kerja Lapangan (PKL) di jenjang SMK.
  13. [Perbaikan] Validasi usia peserta didik berkebutuhan khusus di jenjang PAUD.
  14. [Perbaikan] Penonaktifan isian riwayat jabatan pendidik/tenaga kependidikan, riwayat jabatan fungsional, dan kompetensi pada menu data rinci GTK.
  15. [Perbaikan] Penyesuaian referensi mata pelajaran di jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK (sesuai Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024).
Baca Juga :   Cara Membuat QR Code Dengan Cepat, Mudah dan Gratis

Selain perubahan di atas, ada beberapa perubahan kecil yang tidak dicantumkan dalam daftar perubahan di atas. Dimana perubahan ini memiliki efek yang signifikan terhadap pengguna e rapor.

Sebagaimana kita ketahui, bahwa data utama e rapor berasal dari dapodik, dan pada dapodik versi 2025 dan 2025a ini, pihak pengembang melakukan 2 perubahan terhadap struktur datanya.

Yang pertama, kode data guru mengalami perubahan. sehingga semua e rapor tidak dapat menarik data guru dari dapodik. Namun, masalah ini sudah dapat diselesaikan dengan cara mendownload updater e rapor melalui website resmi masing-masing e rapor.

Yang kedua, webservice dapodik sudah tidak menyediakan data alamat siswa lagi. Sehingga sebelum mencetak halaman pelengkap rapor, operator e rapor/wali kelas harus mengedit dan memasukkan data alamat siswa secara manual satu persatu.

Hingga tulisan ini dibuat, belum ada solusi baik dari pengembang dapodik maupun pengembang e rapor. Satu-satunya solusi yang dapat dilakukan adalah mengedit dan memasukkan data alamat siswa secara manual satu persatu. Tentu hal tersebut sangat merepotkan, apalagi bagi satuan pendidikan dengan jumlah peserta didik yang sangat banyak.

Dalam tutorial kali ini, admin akan membagikan aplikasi untuk membantu para operator e rapor untuk menarik data alamat siswa dari dapodik ke e rapor. Cara kerja aplikasi ini adalah mengganti beberapa file dapodik baru dengan file dapodik lama untuk sementara kemudian mengambil data alamat siswa dan memasukkannya ke e rapor. Untuk sementara, aplikasi ini hanya support 3 jenis e rapor, yaitu rapor sp, e rapor smp versi m.04 dan e rapor sma versi 23.2. Untuk e rapor lainnya, silahkan request melalui kolom komentar dibawah ini.

Baca Juga :   Petunjuk Pelaksanaan Gladi Bersih ANBK / AKM 2021

Untuk langkah-langkah penggunaannya, silahkan simak tutorial dibawah ini :

  1. Download filenya melalui link ini.
  2. Extract menggunakan winrar/7zip. (password ada di dalam video di atas)
  3. Akan muncul aplikasi dengan nama “Aplikasi Tarik Data Alamat Siswa dari dapodik.exe“Aplikasi update alamat siswa di e rapor
  4. Klik kanan pada aplikasi tersebut, kemudian pilih Run as Administrator
  5. Akan muncul halaman awal seperti tampilan dibawah ini :
  6. Klik Copy Client ID
  7. Kemudian klik Get Token
  8. Aplikasi browser akan otomatis terbuka dan akan menuju halaman pembuatan token. Jika aplikasi browser anda tidak terbuka, silahkan klik disini
  9. Tampilan halaman pembuatan token akan tampak seperti dibawah ini:
  10. Paste Client ID yang baru saja di copy melalui aplikasi.
  11. Kemudian klik Generate Token
  12. Tunggu prosesnya hingga muncul tombol Copy Token kemudian klik tombol tersebut.
  13. Kembali ke aplikasi, pastekan token pada form yang telah disediakan kemudian klik Verify !
  14. Jika token yang anda masukkan benar, akan muncul tampilan seperti dibawah ini :
  15. Silahkan ikuti petunjuk di aplikasi :
  16. Login ke e rapor kemudian Lakukan tarik data dapodik seperti biasa hingga semua data berhasil masuk di e rapor.
  17. Jika semua data telah berhasil di tarik, kembali ke Aplikasi Tarik Data Alamat Siswa dari dapodik.exe
  18. Pilih e rapor yang anda gunakan. (Jika e rapor yang anda gunakan belum tercantum, silahkan sebutkan jenis e rapor anda di kolom komentar dibawah).
  19. Masukkan npsn sekolah dan token webservice dapodik anda.
  20. Klik Update Alamat SiswaUpdate data alamat siswa di e rapor
  21. Tunggu hingga prosesnya selesai
  22. Akan muncul detail jumlah perubahan yang telah berhasil dilakukan.
  23. Selesai.
  24. Note :
    • Aplikasi update alamat siswa ini harus dijalankan di laptop yang terinstal dapodik dan erapor.
    • Aplikasi dapodik dan e rapor harus berada di satu perangkat yang sama
    • Aplikasi ini tidak dapat melakukan perubahan jika dapodik dan e rapor berada di perangkat yang berbeda.
  • Bagikan :
e-Baca

e-baca.com, eksplorasi dunia dengan membaca. merupakan situs informasi pendidikan, tutorial serta download file buku, dan bacaan bermanfaat untuk pembelajaran dan umum.

25 pemikiran pada “Cara Mengatasi Alamat Siswa Tidak Muncul di Erapor”

  1. maaf pak, utk passwordnya tidak ketemua
    sudah saya tonton 5 kali, saya perhatikan tidak ada tulisannya saya cetak tebal, warna putih dengan background hitam. ada efek seperti berdenyut.

    Reply

Tinggalkan komentar