AdministrasiBukuPendidikanUmum

Pedoman Pendampingan Mutu SMP Satu Atap

Dalam rangka penuntasan atau percepatan wajib belajar 9 tahun, Pemerintah telah melakukan berbagai upaya termasuk melakukan perluasan akses dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan bagi anak-anak lulusan Sekolah Dasar (SD), misalnya dengan membuka satuan pendidikan SMP Satu Atap (SATAP) atau Pendidikan Dasar Terpadu.

Satuan pendidikan ini merupakan SMP Negeri yang dikembangkan dan dibangun menyatu atau berdekatan dengan mengoptimalkan lahan SD pendukungnya yang terletak di daerah 3T (Terpencil, Tertinggal, Terdepan/Terluar).

SMP Satu Atap atau lebih dikenal dengan SMP Satu Atap (SATAP) pada dasarnya adalah penyelenggaraan pendidikan yang mencakup SD dan SMP dengan sistem pengelolaan yang terpadu dan bersinergi.

Keterpaduan yang dimaksud secara fisik dan atau kesinergian secara pengelolaan. Keterpaduan secara fisik berarti bahwa lokasi SMP menyatu atau didekatkan dengan SD. Kesinergian secara pengelolaan berarti dalam pengelolaan SMP Satu Atap terpenuhi kesinergian dalam:

  1. pengembangan visi dan misi pendidikan dasar di lingkungannya,
  2. penyusunan program kerja tahunan sekolah,
  3. pengelolaan penerimaan peserta didik baru di lingkungannya,
  4. usaha mengatasi angka putus sekolah, dan angka transisi,
  5. usaha mengatasi kebutuhan tenaga kependidikan,
  6. mengatasi kebutuhan sarana prasarana penunjang proses belajar mengajar, dan
  7. pengembangan usaha peningkatan mutu pendidikan dasar

Tujuan Umum dari pendirian SMP Satu Atap adalah mempercepat penuntasan wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun dan meningkatkan mutu pendidikan dasar.

Sedangkan tujuan khususnya adalah:

  1. memperluas layanan pendidikan dasar atau meningkatkan daya tampung SMP pada daerah 3T (Terpencil, Tertinggal, Terdepan/Terluar) guna menunjang tercapainya penuntasan wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun;
  2. mendekatkan SMP dengan SD pendukungnya;
  3. memberikan kesempatan dan peluang bagi anak untuk melanjutkan pendidikannya; dan
  4. meningkatkan partisipasi masyarakat. Berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) per bulan Agustus 2020, jumlah satuan pendidikan dengan nomenklatur SMP Satu Atap tercatat 3.814 sekolah yang melayani 296.935 peserta didik di seluruh Indonesia.
Baca Juga :   Buku Siswa PJOK SMP/MTs kelas 8

Salah satu tugas Direktorat Sekolah Menengah Pertama sesuai Permendikbud Nomor 9 tahun 2020 pasal 98 adalah melaksanakan perumusan kebijakan dan standar, pelaksanaan kebijakan penjaminan mutu, penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria, fasilitasi penyelenggaraan, pemberian bimbingan teknis dan supervisi, pemantauan, evaluasi, dan pelaporan di bidang peserta didik, sarana prasarana, tata kelola, dan penilaian pada SMP dan pendidikan layanan khusus pada Sekolah Menengah Pertama.

Sejalan dengan hal tersebut, maka Direktorat SMP menyusun Pedoman Pendampingan Peningkatan Mutu SMP Satu Atap untuk memfasilitasi bagi penyelenggara SMP Satu Atap dalam mengelola SMP Satu Atap agar dapat meningkatkan mutu pendidikan.

Berikut merupakan Pedoman Pendampingan Peningkatan Mutu SMP Satu Atap.

Show More
Rekomendasi Untuk Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Matikan Adblock !!!

Untuk melanjutkan, silahkan matikan adblock anda terlebih dahulu. Atau masukkan website ini kedalam whitelist anda. Kami memberi garansi, bahwa tidak ada malware di semua iklan yang tayang dalam website ini. Dengan menonaktifkan adblock pada situs ini, anda telah membantu kami agar terus semangat menulis artikel bermanfaat. Terima kasih.