36. Faktor-faktor yang dapat mengakibatkan cedera pada waktu berenang adalah, kecuali:
A. Kurangnya pendidikan (lack of education)
B. Kurangnya saran keselamatan (lack of safety advice)
C. Kurangnya perlindungan (lack of protection)
D. Kurangnya pengawasan (lack of supervision)
E. Semua salah
37. Faktor utama yang akan diperhitungkan ketika membentuk rencana tindakan bantuan waktu terjadi kecelakaan dalam renang adalah sebagai berikut:
A. Safety of rescuer (keselamatan penyelamat)
B. Nature of area (daerah)
C. Number of casualties (jumlah korban)
D. Priorities of rescue (prioritas penyelamatan)
E. Semua benar
38. Gaya renang mana yang paling mudah dilakukan adalah:
A. Gaya kupu-kupu dan dada
B. Gaya dada dan bebas
C. Gaya bebas dan kupu-kupu
D. Gaya punggung dan kupu-kupu
E. Gaya kupu-kupu dan punggung
39. Urutan gaya renang yang digunakan pada nomor estafet 4 x 100 m gaya ganti putra adalah
A. gaya punggung, gaya dada, gaya kupu-kupu, dan gaya bebas
B. gaya kupu-kupu, gaya bebas, gaya dada, gaya punggung
C. gaya bebas, gaya kupu-kupu, gaya dada, gaya punggung
D. gaya kupu-kupu, gaya bebas, gaya dada, gaya punggung
E. gaya punggung, gaya kupu-kupu, gaya bebas, gaya dada
40. Langkah pertama dalam pembelajaran renang adalah pengenalan air kepada peserta didik, yang mana yang tidak termasuk dalam langkah-langkah pengenalan air.
A. Menginjak dan bernapas di air
B. Berjalan atau berlari di air
C. Nerjalan dan bernapas di air
D. Mengapung dan bernapas di air
E. Menyelam dan berbalik di air
41. Secara umum, sungguh banyak manfaat pendidikan jasmani di sekolah. diantara manfaat tersebut adalah sebagai berikut, kecuali ….
A. Memenuhi kebutuhan anak akan gerak
B. Mengenalkan anak pada lingkungan dan potensi dirinya
C. Menanamkan dasar-dasar keterampilan olahraga prestasi yang berguna
D. Menyalurkan energi yang berlebihan
E. Merupakan proses pendidikan secara serempak baik fisik, mental maupun emosional
42. Tiga hal penting yang bisa menjadi sumbangan unik dari pendidikan jasmani terhadap individu peserta didik, yaitu:
A. Meningkatkan kebugaran jasmani dan kesehatan peserta didik; Meningkatkan kekayaan penguasaan keterampilan fisik; serta Meningkatkan pengertian peserta didik dalam prinsip-prinsip gerak serta bagaimana menerapkannya dalam praktek
B. Meningkatkan kebugaran jasmani; kesehatan; dan keterampilan peserta didik
C. Meningkatkan kebugaran jasmani; meningkatkan derajat kesehatan; dan kecerdasan peserta didik
D. Meningkatkan kebugaran jasmani; dan kesehatan serta daya tahan kardivakular peserta didik
E. Meningkatkan kebugaran jasmani; dan kesehatan; serta kekuatan peserta didik
43. Secara filosofi dalam pengembangan pembelejaran dan meneliti aspek penting dari penjas, dasar-dasar pemikiran yang perlu menjadi pertimbangan sebagai guru profesional adalah ….
A. Kebugaran dan kesehatan, keterampilan fisik, terkuasainya konsep dan prinsip gerak, kemampuan berpikir, kepekaan rasa, keterampilan sosial, kepercayaan diri dan citra diri (self esteem)
B. Kebugaran dan kesehatan, Keterampilan fisik, Terkuasainya konsep dan prinsip gerak, serta sarana prasarana
C. Keterampilan fisik, terkuasainya konsep dan prinsip gerak, Kemampuan berpikir, Kepekaan rasa, Keterampilan sosial, Kepercayaan diri dan citra diri (self esteem)
D. Kebugaran dan kesehatan, keterampilan fisik, terkuasainya konsep dan prinsip gerak, kemampuan berpikir, kepekaan rasa, keterampilan sosial, dan kompetnsi guru
E. Kebugaran dan kesehatan, keterampilan fisik, terkuasainya konsep dan prinsip gerak, kemampuan berpikir, kemampuan manajemen dan sarana prasarana.
44. Hal penting yang menjadi ciri pembeda uatama antara pendidikan jasmani, dan olahraga antara adalah….
A. Pendidikan jasmani menitik beratkan pada sistem penilaian final score,
sedangkan olahraga kompetitif gain score
B. Pendidikan jasmani memiliki fokus orientasi pada anak (child oriented) sedangkan olahraga kompetitif pada materi latihan (subject oriented)
C. Pendidikan jasmani membentuk individu sesuai dengan kebutuhan fungsional cabang olahraga, sedangkan olahraga kompetitif tidak
D. Olahraga kompetitif selalu dipertandingkan, sedangkan pendidikan jasmani tidak boleh sama sekali ada pertandingan
E. Pendidikan jasmani memiliki fokus orientasi pada gerak (movement), sedangkan olahraga kompetitif orientasi pada cabang olahraga
45. Salah satu tujuan pendidikan jasmani adalah mengembangkan kepercayaan diri dan kemampuan untuk menguasai keterampilan gerak dasar yang akan mendorong partisipasinya dalam aneka aktivitas jasmani. Salah satu contoh bentuk ativitas yang dapat diterapkan untuk implementasi tujuan tersebut adalah:
A. Sebagai anggota tim sepak bola memberikan kontribusi strategi permainan jika instrusikan.
B. Melakukan latihan memanah dengan sungguh-sungguh jika dimasukkan dalam tim panahan
C. Sebagai anggota tim futsal, berpartisipasi aktif, menggunakan keterampilan bermain, menerapkan strategi, dan semangat dalam permainan kasti
D. Melaksanakan sungguh-sungguh kegiatan latihan dalam tim sepak bola bila diamati oleh guru
E. Berpatisipasi aktif dalm kegiatan ektrakurikuler bela diri pencak silat
46. Internasional Olimpic Commite (IOC) mengemukakan nilai-nilai olympiade (olympism) sebagai filosofi, mengandung arti tidak ada pembedaan dalam hal; ras, suku, agama, ideologi & warna kulit, serta merupakan usaha untuk menciptakan perdamaian dunia. Komponen standar yang tidak termasuk sasaran pembentukan moral dalam olympism adalah:
A. Mengutamakan penampilan dan prestasi dalam berkompetisi
B. Kesempurnaan dalam performansi (excellence in performance),
C. Berpartisipasi dengan kegembiraan & kesenangan (joy and pleasure in participation)
D. Rasa hormat terhadap sesama (reshect for other nations, cultures, religions, races and individuals)
E. Pengembangan kualitas manusia (human quality development)
47. Sejatinya olimpism mengandung makna yaitu; living excellence, living respect, dan living friendsip. Ungkapan sistem nilai yang mengandung memiliki maka saling menghargai diri dan orang lain dalam hal: Perbedaan pendapat, Perbedaan keyakinan, Perbedaan keragaman budaya, Perbedaan Suku/ras dan Bangsa, Hak- hak sebagai manusia, dan pencapaian prestasi/kesuksesan seseorang, merupakan implementasi dari makna …..
A. Living excellence
B. Living espectr
C. Living friendsip
D. Visioner
E. Peacefull
48. Ada ungkapan dalam sisitem nilai olimpism yakni; prestasi olahraga bukan yang utama bagi atlet dalam suatu kompetisi, melainkan hasil dari proses keseluruhannya, yaitu terbangunnya kemuliaan diri yang merupakan kombinasi & keseimbangan antara ….
A. Kualitas & keterampilan fisik (skill), sikap/kemauan (attitute), dan kecerdasan pikiran (knowledge) sebagai prinsip dasar hidup
B. Kualitas & keterampilan fisik (skill), sikap/kemauan (attitute), dan kecerdasan pikiran (knowledge) sebagai tujuan hidup
C. Kualitas & keterampilan fisik (skill), sikap/kemauan (attitute), dan kecerdasan pikiran (knowledge) sebagai Pola dasar hidup
D. Kualitas & keterampilan fisik (skill), sikap/kemauan (attitute), dan kecerdasan pikiran (knowledge) sebagai pandangan dasar hidup
E. Kualitas & keterampilan fisik (skill), sikap/kemauan (attitute), dan kecerdasan pikiran (knowledge) sebagai visi misi hidup
49. Pada prinsipnya di dalam melakukan pengembangan bentuk latihan kebugaran jasmani yang akan digunakan pada pembelajaran penjas perlu memperhatikan beberapa hal sebagai berikut, kecuali…..
A. Tidak menghilangkan tujuan pembelajaran dan memuat prinsip latihan komponen kebugaran
B. Intensitas tetap mengacu pada 60-80% denyut nadi maksimal sesuai umur
C. Susunan menarik dan sesuai karakteristik siswa
D. Resiko cidera yang minimum, tata cara pelaksanaan mudah dipahami dan dapat dilakukan siswa
E. Intensitas sesekali boleh lebih 80% denyut nadi maksimal sesuai umur
50. Pembelajaran kebugaran jasmani berguna terutama untuk meningkatkan kebugaran jasmani yang berkaitan dengan kesehatan dan keterampilan. Kebugaran yang berkaitan dengan keterampilan yakni …
A. Kecepatan, daya ledak, kelincahan, koordinasi, dan keseimbangan
B. Dayatahan kardiovaskular, komposisi tubuh, kelentukan, kekuatan dan daya tahan otot
C. Kelentukan persendian, kelincahan, koordinasi dan power
D. Kekuatan otot, dayatahan otot, kecepatan, dan keseimbangan
E. Daya tahan, kelenturan, kecepatan, kekuatan, dan kelincahan
51. Komponen kebugaran dikelompokan menjadi dua, yang pertama kebugaran yang berhubungan dengan kesehatan (physical fitness related health) dan kedua Kebugaran yang berhubungan dengan keterampilan (physical fitness related skill). Berikut ini adalah komponen kebugaran yang berhubungan dengan kesehatan, kecuali:
A. Daya tahan jantung dan paru-paru (cardiorespiratory)
B. Komposisi tubuh (body composition)
C. Daya tahan otot (muscle endurance)
D. Daya ledak (explosive power)
E. Kekuatan otot (muscle streght)
52. Olaharaga atletik merupakan induk dari cabang olahraga. Karenanya atletik merupakan olahraga yang sangat populer dan mendunia. Oleh karenanya ateltik diterjemahkan juga sebagai cabang olahraga ….
A. Track and event
B. Track and field
C. Action of show fitness and fit
D. Performance show
E. Track record
53. Dalam pembelajaran teknik berlari seorang guru dapat dilakukan dengan memperkenalkan poin-poin kunci keterampilan yang berkaitan dengan fase- fase (unsur unsur) dalam lomba lari terutama lari sprint. Poin kunci sebagai fase tehnik lari tersebut adalah ….
A. Reaksi, akselerasi, kecepatan maksimum dan pemeliharaan kecepatan
B. reaksi, kecepatan maksimum, akselerasi, dan pemeliharaan kecepatan
C. akselerasi, reaksi, kecepatan maksimum dan pemeliharaan kecepatan
D. reaksi, akselerasi, pemeliharaan kecepatan dan kecepatan maksimum
E. kecepatan maksimum, reaksi, akselerasi, dan pemeliharaan kecepatan
54. Dilihat dari karakteristik seni bela diri pencak silat mengandung aspek; mental spiritual, seni budaya, beladiri, dan olahraga. Pencak silat membangun dan mengembangkan kepribadian dan karakter mulia seseorang meruapakan karakter pada aspek…
A. Mental spiritual
B. Seni budaya
C. Beladiri,
D. Olahraga
E. Mental spiritual dan seni budaya.
[su_spoiler title=”Kunci Jawaban” i
